12 November 2013

Tiga Masa

Masa silam sering memenjara kita, lalu pada masa depan, kita sibuk merangkai aneka bayangan yang serba menakutkan. Masa depan itu penting dibayangkan, tetapi tidak untuk ditakutkan.
Pertama karena ia pasti terjadi dan Kedua karena kejadian di depan itu tidak selalu semenakutkan seperti apa yang kita bayangkan.
Begitu sibuknya otak saya ini mengurus masa lalu dan masa depan sampai kadang membuat saya lupa menikmati hari ini.

23 September 2013

Tinggal di dalam kuburan

Kisah seorang pemuda yg hidup selama 17 tahun dalam kuburan

Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di daerah dekat kuburan. 
Tidak! Dia tidak tinggal di daerah dekat kuburan, tapi ia tinggal di dlm kuburan itu sendiri. 

Bagaimana kisahnya? 

Anda mungkin tdk akan mempercayai kisah ini, krn pemuda ini lahir dari keluarga berada. 
Ayah dan Ibunya orang yg terpandang dan memiliki kekayaan yg berlimpah. 
Dlm pandangan masyarakat sekitar, kedua orang tua ini adalah orang tua yg sempurna, 
namun orang hanya bisa menilai apa yg tampak. 

Orang-orang tdk tahu bahwa kedua orang tua terpandang inilah yang memasukkan anaknya ke dlm kuburan,dan menjalani hidup selama 17 tahun di dlm kuburan! 

Setiap hari, sang anak makan, minum dan tidur di dalam kuburan, yang penuh kegelapan. 
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa yang diberikan kedua orang tuanya, tanpa perlawanan. 
Menjelang ulang tahun pemuda itu yang ke-17, 
orang tuanya berjanji akan mengabulkan apa pun permintaan si pemuda sebagai hadiah ulang tahunnya. 

Sang pemuda berpikir, inilah saatnya dia akan mengajukan permintaannya, 
ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan, tapi apakah orang tuanya benar-benar akan mengabulkan permintaannya? 

Hari itu pun tiba. Sang pemuda berulang tahun yang ke-17. 
Kedua orang tuanya datang menghampiri dan menanyakan hadiah apa yang ia inginkan. 
Sang pemuda menjawab, “Ayah, Ibu… saya tdk meminta banyak, saya hanya minta satu hal.” “Apa, Nak? katakanlah, Ayah dan Ibu pasti akan mengabulkan permintaanmu” 

“Ayah dan Ibu berjanji?” 
“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan memenuhi permintaanmu, selama kami mampu.” 
“Ayah… Ibu… saya tdk ingin tinggal lagi di kuburan” 
“Apa? Apa maksud permintaanmu itu, Nak?” 
“Ayah sudah berjanji akan mengabulkan permintaanku, dan hanya itu permohonanku, Yah.” 
“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi… tapi… Ayah tdk mengerti, Nak.” 
“Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini, tapi tdk seharipun saya mendengar Ayah atau Ibu membaca Al-Quran. 
Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan bhw rumah yg tdk pernah dibacakan Al-Quran di dalamnya adalah seperti kuburan. 
Saya tdk ingin tinggal lagi di kuburan, Yah.”“ 

”Ayah dan Ibu sang pemuda terdiam. 
“Ayah dan Ibu bahkan tdk pernah mengajariku bagaimana membaca Al-Quran. 
Memang rumah ini mewah, besar dan org2 melihatnya sbg istana. 
Tapi mereka tdk tahu, bhw di mata Rasulullah, rumah ini seperti kuburan. 
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji mengabulkan permintaanku, tolong Yah.. 
Aku tdk ingin lagi tinggal di kuburan. 

Ajarilah aku membaca Al-Quran, agar rumah ini bercahaya dg cahaya Al-Quran. 
”Renungan di manakah kita selama ini makan, minum, tidur dan menetap? di rumahkah? di kos kah? di kontrakan kah? atau kah di kuburan? 
krn Rasulullah mengibaratkan rumah yg tdk pernah dibacakan Al-Quran di dalamnya, seperti kuburan...

6 Agustus 2013

setan (diri sendiri)

Ramadhan bulan yang suci sudah tiba. Orang-orang sudah banyak mempersiapkan mental untuk berpuasa sebulan penuh, beribadah, menahan hawa nafsu dan menjaga amarah. Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa dan berbeda dengan bulan-bulan yang lain karena katanya pada bulan Ramadhan para setan (pocong, kuntilanak,  tuyul, jin tomang dsb.) dikrangkeng hahahaha.. enggaklah bukan  setan yang seperti itu melainkan setan yang sering menghasut dan menggoda manusia, yang jelas setan peranakan iblis.

Bener gak sih setan-setan dikrangkeng? Kalo bener, Kenapa masih banyak yang males-malesan buat sholat taraweh, sholat jama’ah atau tadarrus Al Qur’an?. Dibulan-bulan biasa selain bulan Ramadhan Kita sering nih mengkambing hitamkan setan, semisal ketika kita males sholat jama’ah atau sholat biasanya kan sering menyalahkan setan “wah setan tu pinter banget kalo goda”. Nah, bener gak tuh setan yang menggoda? Apa itu nafsu dari diri kita sendiri?. Kalo memang bener itu godaan dari setan kenapa dibulan Ramadhan masih males-malesan (males sholat taraweh, males tadarus qur’an)? Katanya kan setan dikrangkeng :)  


9 Juli 2013

Renungan #1

Rasulullah SAW. berkata:

من اشترى ثوبا بعشرة دراهم وفيها درهم من حرام لم يتقبل الله له صلاة ما دام عليه شيء منه


"Seorang yang membeli baju seharga 10 dirham dan ada 1 dirham dari uang haram, maka Allah tidak menerima sholatnya selama masih ada sesuatu yang haram dalam baju itu."

* * *

Jika itu adalah ketetapan Allah pada baju dipakai sholat yang 10% nya dibeli dari uang haram, bagaimana jika keseluruhan uangnya berasal dari uang haram?


Jika itu adalah hukum dari baju yg hanya kita kenakan sebagai pembungkus tubuh kita, bagaimana jika yang haram adalah makanan dan minuman yang kita konsumsi dan telah berubah menjadi daging dan darah yang mengalir ke seluruh tubuh?


*Diterjemah dari Risalatul Mu'awanah karangan Sayyid Abdullah Al Haddad



                  

                                                                                                                -from fanpage Lirboyo-