Syuriah-Syria :'
23 Agustus 2013
7 Agustus 2013
6 Agustus 2013
setan (diri sendiri)
Ramadhan bulan yang suci sudah
tiba. Orang-orang sudah banyak mempersiapkan mental untuk berpuasa sebulan
penuh, beribadah, menahan hawa nafsu dan menjaga amarah. Ramadhan adalah bulan
yang sangat istimewa dan berbeda dengan bulan-bulan yang lain karena katanya
pada bulan Ramadhan para setan (pocong, kuntilanak, tuyul, jin tomang dsb.) dikrangkeng
hahahaha.. enggaklah bukan setan yang
seperti itu melainkan setan yang sering menghasut dan menggoda manusia, yang
jelas setan peranakan iblis.
Bener gak sih setan-setan
dikrangkeng? Kalo bener, Kenapa masih banyak yang males-malesan buat sholat
taraweh, sholat jama’ah atau tadarrus Al Qur’an?. Dibulan-bulan biasa selain
bulan Ramadhan Kita sering nih mengkambing hitamkan setan, semisal ketika kita
males sholat jama’ah atau sholat biasanya kan sering menyalahkan setan “wah
setan tu pinter banget kalo goda”. Nah, bener gak tuh setan yang menggoda? Apa
itu nafsu dari diri kita sendiri?. Kalo memang bener itu godaan dari setan
kenapa dibulan Ramadhan masih males-malesan (males sholat taraweh, males
tadarus qur’an)? Katanya kan setan dikrangkeng :)
9 Juli 2013
Renungan #1
Rasulullah SAW. berkata:
من اشترى ثوبا بعشرة دراهم وفيها درهم من حرام لم يتقبل الله له صلاة ما دام عليه شيء منه
"Seorang yang membeli baju seharga 10 dirham dan ada 1 dirham dari uang haram, maka Allah tidak menerima sholatnya selama masih ada sesuatu yang haram dalam baju itu."
* * *
-from fanpage Lirboyo-
من اشترى ثوبا بعشرة دراهم وفيها درهم من حرام لم يتقبل الله له صلاة ما دام عليه شيء منه
"Seorang yang membeli baju seharga 10 dirham dan ada 1 dirham dari uang haram, maka Allah tidak menerima sholatnya selama masih ada sesuatu yang haram dalam baju itu."
* * *
Jika itu adalah ketetapan Allah pada baju dipakai sholat yang 10% nya dibeli dari uang haram, bagaimana jika keseluruhan uangnya berasal dari uang haram?
Jika itu adalah hukum dari baju yg hanya kita kenakan sebagai pembungkus tubuh kita, bagaimana jika yang haram adalah makanan dan minuman yang kita konsumsi dan telah berubah menjadi daging dan darah yang mengalir ke seluruh tubuh?
*Diterjemah dari Risalatul Mu'awanah karangan Sayyid Abdullah Al Haddad
-from fanpage Lirboyo-
24 Mei 2013
think first
Disaat kamu ingin melepaskan
seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak
mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah
selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya...bayangkan
jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah
disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu Jangan
sampai disaat dia sudah tidak disisimu, Kamu
baru menyadari semua arti dirinya untukmu
Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada, karena
walaupun tergenggam bisa terlepas juga
Ingatlah pada pepatah, "Jika
kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki
saat ini"
Belajar menerima apa adanya dan berpikir
positif....
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu
bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang
tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun...
Ketika
nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai
benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi
yang mau diperebutkan
Apalagi
yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan
nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap
mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....
19 April 2013
Jangan Salahkan Lingkungan
Kalo ada yang bilang “gue gak betah sama lingkungan sekitar”
ada juga “gue gak cocok sama lingkungan sini, daerah sini gak cocok sama
kepribadian gue” bukan berarti
lingkungan itu yang salah tetapi kita yang tidak bisa menyesuaikan pada lingkungan
tersebut. Kita bisa cocok atau betah pada lingkungan tersebut bila kita bisa
menyesuaikan diri kita pada lingkungan tersebut, semisal lingkungan tersebut
suka mengadakan acara-acara perkumpulan gitu tetapi kita gasuka dengan acara
kumpul-kumpul seperti yang diadain lingkungan tersebut. Nah bagemana biar kita
bisa betah ? ya kita harus merubah sikap kita yang dulu gasuka kumpul-kumpul
gitu menjadi harus bisa ikut berkumpul seperti acara yang diadain dilingkungan
tersebut. Pokoknya kita yang menyesuaikan dan mencocokkan dengan lingkungan
tersebut bukan malah menghindar dan langsung memutuskan untuk pergi ninggalin.
Seperti halnya menjalin hubungan, bila salah satu diantara
kita merasa tidak cocok atau tidak betah ya dicoba dulu untuk menyesuaikan. Jangan
menjadi orang yang egois dengan berpikiran “gue uda gak cocok sama dia” nah!
dia jangan dituntut untuk mencocokkan dirinya kepada kita, kitanya yang
menyesuaikan, yang mencocokkan, bukan menunutut dia untuk menuruti apa kata hati kita. Semisal
dia gasuka cowok merokok ya kita yang menyesuaikan kita jangan merokok. Ada
juga dia gasuka makan bakso ya kita jangan ngajak dia apalagi maksa makan
bakso. Dia suka belanja ya mau gamau kita harus bisa menyesuaikan diri buat
nemenin dia belanja. Semua itu resiko, konsekuen dalam menjalin hubungan. Kalo memang tau uda gak cocok kenapa dulu
jadian ? sebelum jadian kan pasti PDKT-PDKT gitu nah otomatis waktu PDKT
disitulah kita tau cocok apa enggaknya kita sama dia. Tau gak cocok kenapa
malah diterusin jadian ?! ini masalah ati bung gabisa buat maen-maen *kalem
hehe.. Apalagi kita sebagai cowok nyakitin hatinya cewek.. cewek itu rentan
banget kalo masalah ati hehe..
Mending ningkatin prestasi atau bikin
karya-karya nyata berkreasi buat diri kita, buat kemajuan kita daripada
nyakitin, maenin hatinya cewe. gak ada gunanya Hehe…
Langganan:
Postingan (Atom)
